Saturday, June 18, 2005

ahhh.

Masa berbual dengan kawan tadi saya dapat tahu yang setiap tulisan ie sajak, puisi atau yang seangkatan dengannya yang disiarkan di majalah atau akhbar dibayar diantara duapuluh hingga seratus ringgit. Ini amat memeranjatkan . Sangka saya setiap tulisan ie sajak, puisi dan yang seangkatan dengannya dibayar melebihi harga yang disebutkan.

Jadi untuk apa para penulis sajak dan puisi memerah fikiran hanya untuk disiarkan dan dibayar dengan satu penghinaan? Jika untuk merubah suasana sekeliling saya rasa ianya satu kerja sia-sia. Berapa ramaikah pembaca sajak dan puisi yang merasa insaf setelah membaca sajak puisi yang islamik? Berapa ramai pula ahli politik yang menukar cara berfikir setelah dikritik melalui sajak puisi? Jawapannya saya rasa tidak ada langsung.

Jadi untuk apa mereka menulis? jawapannya adalah untuk nama. Sama seperti ahli politik yang kaya raya memilih untuk bernikah dengan segala macam selibriti. Bezanya cuma penulis adalah manusia miskin yang bodoh.

Saya juga berpendapat para penulis (sajak dan puisi ) adalah manusia yang syok sendiri yang terlolong-lolong dipentas deklamasi.

Saya sukakan Salleh Ben Joned yang hanya menumpukan perhatian kepada menghasilkan tulisan kemudian dibukukan. Ini ada cara yang lebih berkesan dari berkumpul sesama ahli sastera sambil memuja memuji tulisan sesama kita.

Satu pertanyaan, mengapa hanya ahli politik lelaki yang sibuk mencari selibriti? Apakah ahli politik perempuan tidak terliur untuk meniduri para selibriti ? Lelaki atau perempuan.

10 comments:

Anonymous said...

jika di malaya, di tunas cipta misalnya, cerpen akan dibayar RM200. Jadi mjlh2 DBP yg lain juga lebih kurang itulah.

mungkin ada yang bayar hanya sehingga RM100, malah, yang tak bayar pun ada.

abdullahjones said...

Berapa pula bayaran yang diberikan kepada penulis kolum di majalah-majalah?

Anonymous said...

rakan saya pernah tulis artikel dlm tunas cipta sbg reaksi kpd artikel kolumnis tetap. artikelnya pendek saja, tidak sampai semuka dan dpt bayaran sekitar RM200-RM250. umumnya, kalau kita hantar karya ke mjlh terbitan DBP, mmg bayarannya agak ok. suratkhabar saya tak tahu, sbb x pernah hantar. tapi ada kes x dpt bayaran, mngkin editor lupa atau posmen accident tgh jalan.

mba said...

wah..... pindah lagi, berapa kali mau pindah da...... Agak2nya cukup 7 kali pindah kot ;-).

abdullahjones said...

mak saya kata kalau tujuh kali pindah bangkrap :)

Tifani Teh said...

tujuh kali pindah = papa
ie papa --> papa duit, ahlak, ilmu, personaliti.

Anonymous said...

Very cool design! Useful information. Go on!
» »

Anonymous said...

Cool blog, interesting information... Keep it UP Arizona fitness hour Maternity brides maids dresses Car roof luggage rack Chrysler convertible sebring top Toyota corolla wheels Zyrtec zyrtec a 31 levaquin illinois breast enhancement forum Mandingo biggest dick in porn lucent partner acs battery backup Free at t camera phone

Anonymous said...

http://markonzo.edu Incredible site!, actual ashley furniture [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536072]actual ashley furniture[/url], jugmlmg, watch allegiant air [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536075]watch allegiant air[/url], lklots, best pressure washers [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536078]best pressure washers[/url], idtqrub, follow dishnetwork [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536080]follow dishnetwork[/url], janquo, fresh adt security [url=http://jguru.com/guru/viewbio.jsp?EID=1536076]fresh adt security[/url], xihguyk,

Anonymous said...

Hi, of course this paragraph is in fact good and I have learned lot of things from it
concerning blogging. thanks.

Stop by my blog post: stainless steel vs silver plated jewelry